.

     

Archive for the ‘Info PII’ Category

Kabar Duka Cita Mujahid Muda Jawa Tengah

Posted by admin On Februari - 27 - 2010

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un

Telah berpulang ke rahmatullah salah satu kader terbaik PII Jawa Tengah, sahabat dan saudara perjuangan kita:

MUSTAFID AMNA (David)
Ketua Bidang Kaderisasi PW PII Jawa Tengah Periode 2009-2011

Semoga amal ibadah beliau diganjarkan pahala yang berlipat dari Allah dan memperoleh maghfirah-Nya, amin.

Selamat jalan pejuang PII yang selalu mengemban amanah kader umat. Hidup di sisi Rabb untuk nikmat yang terbaik.

Berita duka kami peroleh dari M Zainul Arifin (Kabider PB PII) pada Sabtu, 27 Februari 2010; pukul 10.43 WIB, Zainul mengabarkan almarhum bersama Aji Aflakhi (kritis di RS) mengalami musibah terjatuh dari kereta api dari Semarang menuju Tegal.

CP:

Mirza Hayati-Korwil Brigade PII Jawa Tengah (0856 95 388 407)

Ridwan Zulmi
Wakil Sekretaris Jenderal
PB PII

Persyaratan LAT dan PID Kalimantan Barat

Posted by admin On Januari - 28 - 2010

PERSYARATAN
LEADERSHIP ADVANCED TRAINING (LAT)
PELAJAR ISLAM INDONESIA (PII)
KALIMANTAN BARAT

22 Februari s.d. 3 Maret 2010

PERSYARATAN UMUM
1.    Pernah aktif di Pengurus Daerah atau sedang aktif di Pengurus Wilayah.
2.    Telah lulus mengikuti Intermediate Training (INTRA) minimal 5 bulan terahir.
3.    Telah lulus mengikuti salah satu kursus pasca Intermediate Training atau Ta`lim Wustho secara penuh.

PERSYARATAN KHUSUS:
1.    Mendapat surat mandat dari Pengurus Wilayah (PW) PII
2.    Mampu membaca Al-Quran dengan fasih (Tajwid, makhrajul huruf) dan lancar
3.    Telah berumur minimal 17 tahun atau jenjang pendidikannya di kelas 2 SLTA/sederajat
4.    Membuat tugas tulis berupa makalah dan resensi secara orisinil dan mampu  mempertanggungjawabkannya di hadapan tim instruktur.
Makalah:
a.    Tema Makalah (pilih salah satu), antara lain:

  • Eksistensi organisasi dakwah di era pasar bebas (tantangan dan prediksi masa depan)
  • Membangun PII sebagai organisasi moderen
  • Mengurai konsep masyarakat Islam (Persfektif Falsafah Gerakan PII).
  • Mengurai konsep kepemimpinan di PII (Solusi untuk menjawab problem kepemimpinan PII Nasional).
  • Aqidah dan transformasi kebudayaan Islam (strategi penguatan ummat).

b.    Minimal 15 (Lima Belas) Halaman, 1,5 spasi, Times New Roman, 12 pt, Kertas A4
c.    Referensi yang dipakai minimal 5 buku.
d.    Ada lembar pengesahan dari Pengurus Wilayah yang memberi mandat.
e.    Meresensi buku minimal 5 (Lima) halaman, 1,5 spasi, Times New Roman, 12 pt, Kertas A4

Daftar Buku Yang di resensi (pilih salah satu), antara lain:

NO

JUDUL

PENGARANG

PENERBIT

1.

Prophetic Intelligence (Kecerdasan Kenabian)

Hamdani Bakran Adz-Dzakiey

Pustaka Al Furqan

2.

Dua Wajah Islam

Stephen Sulaiman Schwartz

Blantika, The Wahid Institute

3.

Dimensi-dimensi Islam

John Renard

Inisiasi Press

4.

Kepribadian dalam Psikologi Islam

Dr. H. Abdul Mujib, M. Ag

Rajawali Pers

5.

Berlian Pribadi Sukses (Membangun Akhlak Pribadi Muslim yang Sukses di Masyarakat)

Ichwan Ishak

Penerbit Grafindo

6.

Menanam Sebelum Kiamat

Fachruddin M Mangunjaya, dkk

Yayasan Obor Indonesia

7.

Kontribusi Islam atas Dunia Intelektual Barat

Mehdi Nakosteen

Risalah Gusti

8.

Beragama dengan Akal Jernih

Idrus Shahab

Serambi

9.

Negara Madinah

Khalil Abdul Karim

LKiS Yogyakarta

10.

Islam Sebagai Ilmu

Kuntowijoyo

Mizan

11.

Muhammad sang Tauladan

Abdurrohman Asy-Syarqawi

Irsyad Baitus Salam

12.

Orientalis dan Diabolisme Pemikiran

Dr Syamsuddin Arif

Gema Insan Press

13.

50 Pemikir Pendidikan (Dari Piaget sampai Masa Sekarang)

Joy A. Palmer (ed)

Penerbit Jendela

14.

Filsafat Etika Islam

Amin Abdullah

Mizan

15.

Merajut Persatuan di Tengah Badai

ZA. Maulani

Penerbit Daseta

16.

Muqaddimah

Ibnu Khaldun

Pustaka Firdaus

17.

Sekolah Gratis

Utomo Dananjaya

Paramadina

18.

Dari Gerakan ke Negara

H. M. Anis Matta

Rabbani

19.

Tasawuf Modern

Hamka

Pustaka Panji Mas

20.

Minhaj Al Abidin ila Al Jannah

Abu Hamid Al Ghazali

Diva Press

21.

Wawasan Islam

H. Endang S. Anshari, MA

Gema Insani Press

22.

Paradigma Pendidikan Islam (Membangun Masyarakat Madani Indonesia)

Drs. Hujair AH. Sanaky, M.Si

Safiria Insania Press

23.

Iklan dan Politik

Budi Setiyono

Galang Press

24.

Budaya Populer sebagai Komunikasi

Idi Subandy Ibrahim

Jala Sutra

25.

Islam dan Pluralisme

Jalaluddin Rahmat

Serambi

26.

Manajemen Ruh

Prof. Kamal Haydari

Penerbit Cahaya

27.

Al Qur’an Kitab Zaman Kita

Syaikh Muhammad Al Ghazali

Mizan

28.

Spiritualitas dan Realitas Kebudayaan Kontemporer

Alfathri Adlin (editor)

Jala Sutra

39.

Benturan Antar Peradaban

Samuel P. Huntington

Qalam

30.

Manipulasi dan Dehumanisasi Perempuan dalam Iklan

Kasiyan

Ombak

31.

Titik Balik Peradaban

Fritjof Capra

Jejak

32.

Genealogi Intelegensia Muslim

Yudi Latif

Teraju

33.

Cita Humanisme Islam

George A Maqdisi

Serambi

34.

Renaisans Islam

Joel L. Kraemer

Mizan

35.

Islam, Doktrin dan Peradaban

Nurcholis Madjid

Paramadina

36.

Islam agama semua zaman

Shabbir Akhtar

Pustaka Az-Zahra

37.

Para Pencari Tuhan

Syaikh Nadim Al-Jisr

Putaka Hidayah

38.

Pragmatisme dalam Politik Zionis Israel

Adian Husaini

Khairul Bayan

39.

Kebhinekaan masyarakat Indonesia

Budiono kusumoharmidjojo

Grasindo

40.

Islam Dihujat (menjawab buku Robert Morey :Islamic Invasion)

Hj. Irene Handono

Bima Rodeta

41.

Anak masa depan (imajinasi, kreativitas, dan serbuan budaya baru)

Ruben A. Alves

Inisiasi Press

42.

Jihad Gerakan Intelektual (masalah langgam doktrinal menunju bahasa konsep)

Kreasi wacana

43.

Satu agama atau banyak agama (kajian tentan liberalisme dan pluralisme agama)

Muhammad leghaussen

Lentera

44.

Tekstualitas Al-Qur’an (kritik terhadap ulumul-Qur’an)

Nashir Hamid Abu Zaid

LKIS

45.

Filsafat Islam (sebuah pendekatan tematis)

Oliver Leaman

Mizan

46.

Da’wah (mencari peluang dan problematikanya)

(Editor: Ulil Amri Syafri)

STID Muhammad Natsir press

47.

Api sejarah

Ahmad Mansyur suryanegara

Salamadani Pustaka Semesta

5.    Menyatakan kesediaan untuk aktif di struktur kepengurusan PII minimal 2 (dua) tahun kedepan
6.    Membawa buku-buku tentang filsafat, tasawuf, pemikiran, IPTEK, dan agama, pendidikan, sosial, budaya, politik, ekonomi, sejarah dan lain-lain minimal 5 buah.

PERSYARATAN
PENDIDIKAN INSTRUKTUR DASAR (PID)
PELAJAR ISLAM INDONESIA (PII)
KALIMANTAN BARAT

A.    Pendidikan Instruktur Dasar
1.    Pernah aktif di Pengurus Daerah atau sedang aktif di Pengurus Wilayah
2.    Telah  lulus mengikuti kursus pendidikan pemandu /Mu`allim dan Advanced Training (ADVANTRA)
3.    Mendapat Surat Mandat dari Pengurus Wilayah
4.    Mampu membaca Al-Quran dengan fasih (tajwid, makhraj huruf) dan lancar
5.    Telah berumur minimal 17 (Tujuh Belas) tahun atau jenjang pendidikannya di kelas 2 SLTA/sederajat
6.    Membuat silabus kursus pra BATRA yang Orisinil
7.    Membuat kliping koran dengan tema pendidikan dan kebudayaan; masing-masing minimal 5 judul.
8.    Membuat tinjauan kritis (critical review) terhadap salah satu judul kliping. Minimal 3 halaman A4, 1,5 spasi, times new roman, 12pt.
9.    Menyatakan kesediaan untuk aktif di struktur kepengurusan PII minimal 2 tahun kedepan.
10.    Membawa buku-buku referensi tentang pendidikan (kurikulum, psikologi pendidikan, pelatihan, metode dan model pembelajaran) minimal 5 buah.
11.    Membuat Modul Kursus pra BATRA  alternatif.

CURRICULUM VITAE
Berisi :
1.    Keterangan Identitas Diri
2.    Pengalaman Pendidikan
3.    Pengalaman Kaderisasi
4.    Pengalaman Kepanitiaan
5.    Prestasi Akademik dan Non Akademik

Download Persyaratan LAT & PID Kalimantan Barat disini

Persyaratan LAT dan PID Jawa Tengah

Posted by admin On Januari - 28 - 2010

PERSYARATAN
LEADERSHIP ADVANCED TRAINING (LAT)
PELAJAR ISLAM INDONESIA (PII)
JAWA TENGAH

Semarang, 12 – 23 Pebruari 2010

PERSYARATAN UMUM

1. Pernah aktif di Pengurus Daerah dan atau sedang aktif di Pengurus Wilayah.

2. Telah lulus mengikuti Intermediate Training (INTRA) minimal 5 bulan terahir.

3. Telah lulus mengikuti salah satu kursus pasca Intermediate Training dan atau Ta`lim Wustho secara penuh.

PERSYARATAN KHUSUS:

1. Mendapat surat mandat dari Pengurus Wilayah (PW) PII

2. Mampu membaca Al-Quran dengan fasih (Tajwid, makhraj huruf) dan lancar

3. Telah berumur minimal 17 tahun atau jenjang pendidikannya di kelas 2 SLTA/sederajat

4. Membuat tugas tulis berupa makalah dan resensi secara orisinil dan mampu  mempertanggungjawabkannya di hadapan tim instruktur.

Makalah:

a. Tema Makalah (pilih salah satu), antara lain:

  • Melacak Akar Geneologis Ideologi Islam dalam Falsafah Gerakan PII.
  • Pelajar Berilmu dan Beradab sebagai Jawaban Kader PII di tengah Arus Budaya global (tinjauan Profil ideal kader PII).
  • Reinterpretasi PII: Menuju Gerakan Ideologis Inklusif.
  • Menggagas Konsep Gerakan Pelajar (Pendidikan dan Sosial) di tengah Masyarakat Urban.
  • Membangun Kader Intelektual Muslim dalam Menjawab Problem Kebangsaan dan Penguatan Orientasi Gerak PII.
  • Membentuk Militansi Kader Umat Sebagai Strategi Transformatif nilai Civil Society dan Konstruksi Gerakan PII (Tinjauan Falsafah Gerakan PII).
  • Islam Rahmatan lil-Alamin: Kajian Epistemologi Gerakan Meniti Jalan Menuju Masa Depan Peradaban Muslim.
  • Meluruskan Islam Fobia dalam me-reposisi Fitrah Islam sebagai Agama Cinta Damai.
  • Tauhid Transformasi Kehidupan dan Peradaban Islam dalam Perspektif cita kemasyarakatan Islam (Tinjauan Falsafah Gerakan PII).
  • Antara Etika dan Estetika: Mengurai Budaya di Era Komunikasi (Tinjauan Eksistensi dan Hakekat Ilmu Pengetahuan).

b. Minimal 15 (Lima Belas) Halaman, 1,5 spasi, Times New Roman, 12 pt, Kertas A4

c. Referensi yang dipakai minimal 5 buku.

d. Ada lembar pengesahan dari Pengurus Wilayah yang memberi mandat.

e. Meresensi buku minimal 5 (Lima) halaman, 1,5 spasi, Times New Roman, 12 pt, Kertas A4

Daftar Buku Yang di resensi (pilih salah satu), antara lain:

NO

JUDUL

PENGARANG

PENERBIT

1.

Prophetic Intelligence (Kecerdasan Kenabian)

Hamdani Bakran Adz-Dzakiey

Pustaka Al Furqan

2.

Dua Wajah Islam

Stephen Sulaiman Schwartz

Blantika, The Wahid Institute

3.

Dimensi-dimensi Islam

John Renard

Inisiasi Press

4.

Kepribadian dalam Psikologi Islam

Dr. H. Abdul Mujib, M. Ag

Rajawali Pers

5.

Berlian Pribadi Sukses (Membangun Akhlak Pribadi Muslim yang Sukses di Masyarakat)

Ichwan Ishak

Penerbit Grafindo

6.

Menanam Sebelum Kiamat

Fachruddin M Mangunjaya, dkk

Yayasan Obor Indonesia

7.

Kontribusi Islam atas Dunia Intelektual Barat

Mehdi Nakosteen

Risalah Gusti

8.

Beragama dengan Akal Jernih

Idrus Shahab

Serambi

9.

Negara Madinah

Khalil Abdul Karim

LKiS Yogyakarta

10.

Islam Sebagai Ilmu

Kuntowijoyo

Mizan

11.

Muhammad sang Tauladan

Abdurrohman Asy-Syarqawi

Irsyad Baitus Salam

12.

Orientalis dan Diabolisme Pemikiran

Dr Syamsuddin Arif

Gema Insan Press

13.

50 Pemikir Pendidikan (Dari Piaget sampai Masa Sekarang)

Joy A. Palmer (ed)

Penerbit Jendela

14.

Filsafat Etika Islam

Amin Abdullah

Mizan

15.

Merajut Persatuan di Tengah Badai

ZA. Maulani

Penerbit Daseta

16.

Muqaddimah

Ibnu Khaldun

Pustaka Firdaus

17.

Sekolah Gratis

Utomo Dananjaya

Paramadina

18.

Dari Gerakan ke Negara

H. M. Anis Matta

Rabbani

19.

Tasawuf Modern

Hamka

Pustaka Panji Mas

20.

Minhaj Al Abidin ila Al Jannah

Abu Hamid Al Ghazali

Diva Press

21.

Wawasan Islam

H. Endang S. Anshari, MA

Gema Insani Press

22.

Paradigma Pendidikan Islam (Membangun Masyarakat Madani Indonesia)

Drs. Hujair AH. Sanaky, M.Si

Safiria Insania Press

23.

Iklan dan Politik

Budi Setiyono

Galang Press

24.

Budaya Populer sebagai Komunikasi

Idi Subandy Ibrahim

Jala Sutra

25.

Islam dan Pluralisme

Jalaluddin Rahmat

Serambi

26.

Manajemen Ruh

Prof. Kamal Haydari

Penerbit Cahaya

27.

Al Qur’an Kitab Zaman Kita

Syaikh Muhammad Al Ghazali

Mizan

28.

Spiritualitas dan Realitas Kebudayaan Kontemporer

Alfathri Adlin (editor)

Jala Sutra

39.

Benturan Antar Peradaban

Samuel P. Huntington

Qalam

30.

Manipulasi dan Dehumanisasi Perempuan dalam Iklan

Kasiyan

Ombak

31.

Titik Balik Peradaban

Fritjof Capra

Jejak

32.

Genealogi Intelegensia Muslim

Yudi Latif

Teraju

33.

Cita Humanisme Islam

George A Maqdisi

Serambi

34.

Renaisans Islam

Joel L. Kraemer

Mizan

35.

Islam, Doktrin dan Peradaban

Nurcholis Madjid

Paramadina

36.

Islam agama semua zaman

Shabbir Akhtar

Pustaka Az-Zahra

37.

Para Pencari Tuhan

Syaikh Nadim Al-Jisr

Putaka Hidayah

38.

Pragmatisme dalam Politik Zionis Israel

Adian Husaini

Khairul Bayan

39.

Kebhinekaan masyarakat Indonesia

Budiono kusumoharmidjojo

Grasindo

40.

Islam Dihujat (menjawab buku Robert Morey :Islamic Invasion)

Hj. Irene Handono

Bima Rodeta

41.

Anak masa depan (imajinasi, kreativitas, dan serbuan budaya baru)

Ruben A. Alves

Inisiasi Press

42.

Jihad Gerakan Intelektual (masalah langgam doktrinal menunju bahasa konsep)

Kreasi wacana

43.

Satu agama atau banyak agama (kajian tentan liberalisme dan pluralisme agama)

Muhammad leghaussen

Lentera

44.

Tekstualitas Al-Qur’an (kritik terhadap ulumul-Qur’an)

Nashir Hamid Abu Zaid

LKIS

45.

Filsafat Islam (sebuah pendekatan tematis)

Oliver Leaman

Mizan

46.

Da’wah (mencari peluang dan problematikanya)

(Editor: Ulil Amri Syafri)

STID Muhammad Natsir press

47.

Api sejarah

Ahmad Mansyur suryanegara

Salamadani Pustaka Semesta

5. Menyatakan kesediaan untuk aktif di struktur kepengurusan PII minimal 2 (dua) tahun kedepan

6. Mengirim curriculum vitae, makalah dan resensi (H-3) via email: zainul_pii@yahoo.com.

7. Membawa buku-buku tentang filsafat, tasawuf, pemikiran dan agama, pendidikan, sosial, budaya, politik, ekonomi, sejarah dan lain-lain minimal 5 buah.

PERSYARATAN
PENDIDIKAN INSTRUKTUR DASAR (PID)
PELAJAR ISLAM INDONESIA (PII)
JAWA TENGAH

Semarang, 12 – 23 Pebruari 2010

A. Pendidikan Instruktur Dasar

1. Pernah aktif di Pengurus Daerah dan atau sedang aktif di Pengurus Wilayah

2. Telah  lulus mengikuti kursus pendidikan pemandu /Mu`allim dan Advanced Training (ADVANTRA)

3. Mendapat Surat Mandat dari Pengurus Wilayah

4. Mampu membaca Al-Quran dengan fasih (tajwid, makhraj huruf) dan lancar

5. Telah berumur minimal 17 (Tujuh Belas) tahun atau jenjang pendidikannya di kelas 2 SLTA/sederajat

6. Membuat silabus kursus pra BATRA yang Orisinil

7. Membuat kliping koran dengan tema pendidikan dan kebudayaan; masing-masing minimal 5 judul.

8. Membuat tinjauan kritis (critical review) terhadap salah satu judul kliping. Minimal 3 halaman A4, 1,5 spasi, times new roman, 12pt.

9. Menyatakan kesediaan untuk aktif di struktur kepengurusan PII minimal 2 tahun ke depan.

10. Membawa buku-buku referensi tentang pendidikan (kurikulum, psikologi pendidikan, pelatihan, metode dan model pembelajaran) minimal 5 buah.

11. Mengirim curriculum vitae dan Modul Kursus pra BATRA  alternatif (H-3) via email: zainul_pii@yahoo.com.


CURRICULUM VITAE

Berisi :

1. Keterangan Identitas Diri

2. Pengalaman Pendidikan

3. Pengalaman Kaderisasi

4. Pengalaman Kepanitiaan

5. Prestasi Akademik dan Non Akademik

Download Persyaratan LAT & PID Jawa Tengah disini

PII Sulut Tolak Ujian Nasional

Posted by admin On Januari - 19 - 2010

Manado (13/01/2010), penolakan atas pelaksanaa Ujian Nasional (UN) kembali terjadi. Kali ini datang dari Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Sulawesi Utara. Dalam Press Reliesnya yang disampaikan pada Selasa (12/01/2010) kemaren melalui PJS Ketua Umum Abdul Manaf Jamil, PII menegaskan bahwa pelaksanaan Un telah mengakibatkan terjadinya pelanggaran hak-hak anak, berupa gangguan psikologis dan mental peserta didik. Ini sebuah fakta bahwa UN dengan segala resikonya telah menimbulkan korban. Sementara fakta ini berlangsung dengan konsekwensi banyaknya dana negara yang terkuras.

PII berargumen bahwa dana ini seharusnya bisa digunakan untuk mencapai tujuan nasional yakni mencerdaskan tujuan bangsa menjadi dana perusak mental penerus bangsa. Padahal lanjut mereka UN hanyalah satu dari sekian banyak persoalan pendidikan di negeri ini. Fasilitas belajar, kesejahteraan guru, sistem kurikulum adalah adalah pekerjaan besar lembaga pendidikan di Indonesia.

Selain itu juga putusan Mahkamah Agung (MA) tentang UN seharusnya dijalankan sebagaimana mestinya dengan meniadakan UN atau setidaknya menundanya hingga sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar terpenuhi. Mereka punberpendapat bahwa DPRD sebagai perwakilan rakyat harus mengambil sikap tegas menyikapi hal ini. Di sisi lain, PII meminta Depdiknas harus bertanggungjawab atas peningkatan kualitas guru dan merehabilitasi para korban UN.

Harian Media Sulut (13/01/2010)

Stenny Wolajan

Mari Sukseskan Pengumpulan Data Dewan Ta’dib

Posted by admin On Januari - 9 - 2010

Kepada seluruh Pengurus Wilayah di Tanah Air dan Manca Negara, demi mensukseskan acara Sarasehan Mu’addib Nasional 2010 mari kita sukseskan pengumpulan data dewan ta’dib bagi Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) yang meliputi Kualifikasi Personel Wilayah, Kualifikasi Personal, Pendataan Pengurus Daerah dan Jumlah Kader, Penilaian Penyelenggaraan Training, kursus, dan kondisi real di wilayah masing-masing.

Data tersebut dibutuhkan untuk dianalisa dan sebagai bahan konsep kaderisasi PII mendepan dan sebagai bahan evaluasi kondisi PII terkini, demikianlah semoga Allah meridhoi setiap gerak langkah dakwah kita,

untuk form formulis bisa di download disini : http://pelajar-islam.or.id/Pengumpulan_data_DTN.doc dan harap dikirimkan kembali ke email: piicyber@gmail.com

Ratusan Pelajar Kepung Istana

Posted by admin On Januari - 5 - 2010

Ratusan massa yang menamakan diri Poros Pelajar Indonesia, yang terdiri dari Pelajar Islam Indonesia dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah menggelar aksi damai menolak ujian nasional (UN) di Bundaran Hotel Indonesia dan Istana Negara Selasa (5/1) siang .Mereka mendesak pemerintah untuk melaksanakan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) berupa pelarangan penyelenggaraan UN, sebelum ada perbaikan.

“Putusan MA yang intinya melarang pelaksanaan UN oleh pemerintah merupakan bentuk penegasan legal bahwa UN banyak masalah,” kata Ketua Pengurus besar Pelaja Islam Indonesia, Ahmad Bashori dalam orasinya di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, (5/1/2010).

Mereka juga membawa baliho ukuran 3×5 meter bertuliskan ‘Tolak UN Karena Melanggar HAM’. Selain itu juga poster-poster kecil bertuliskan ‘UN Haram’, ‘UN Menyesatkan’ dan sebagainya. “Selama ini, UN dipukul rata tanpa mempertimbangkan kondisi dari infrastruktur dasar pendidikan,” tambahnya.

Mereka juga menilai, secara psikologis UN menyebabkan suasana belajar menjadi tidak nyaman karena hanya mengejar nilai akhir. Untuk menerapkan UN, diperlukan tahapan standar proses pendidikan seperti distribusi dan kualitas guru, kurikulum dan sebagainya. “Kita harus mengevaluasi total,” pungkasnya.

selain itu dalam orasinya, Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Virgo Sulianto Gohardi mengatakan, UN yang rencananya akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada Maret 2010 itu harus dibatalkan, karena tidak sesuai dengan hasil putusan Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu lalu.

Virgo menilai, UN membuat para siswa hanya memfokuskan diri untuk terus belajar, sementara potensi dirinya yang lain tak dikembangkan secara maksimal. UN belum layak diadakan karena sarana dan prasarananya belum memadai, hingga kualitas guru dan kurikulumnya yang tidak merata di setiap daerah.

“Adanya UN merupakan bentuk pelanggaran HAM karena menghilangkan hak anak untuk berkembang dan belajar dengan nyaman, serta bebas dari tekanan mental psikologis,” kata Virgo. Pihaknya menduga, penyelenggaraan UN dapat menimbulkan ketidakadilan bagi daerah-daerah di Indonesia yang belum memiliki fasilitas pendidikan yang lengkap.

Poros Pelajar Indonesia mendesak agar UN dihapuskan dan meminta kepada pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, serta mematuhi putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang dikuatkan di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan Mahkamah Agung tentang UN.

“Kembalikan UN kepada pendidiknya masing-masing seperti yang telah diatur dalam Undang-undang Sisdiknas,” tegas Virgo.

sebelum sampai di Istana Negara, ratusan massa aksi melakukan longmach dari Bundaran HI,

Seruan Aksi Nasional “TOLAK UJIAN NASIONAL”

Posted by admin On Januari - 1 - 2010

PENGURUS BESAR PELAJAR ISLAM INDONESIA
SERUAN AKSI NASIONALTOLAK UJIAN NASIONAL

Keputusan Mahkamah Agung menolak kasasi Ujian Nasional yang diajukan pemerintah tidak serta merta mengakhiri kontroversi ujian nasional. Padahal saat Ujian Nasional sedang digugat ke pengadilan, beberapa petinggi depdiknas selalu mengatakan, “kita tunggu proses hukumnya,  Apapun yang terjadi keputusan pengadilan itu kita patuhi.” Sekarang keputusan itu sudah keluar semestinya Depdiknas mematuhi putusan MA tersebut.

Realitanya pemerintah tidak konsisten terhadap ucapannya melalui Menteri Pendidikan Nasional, M. Nuh tetap akan menyelenggarakan   UN pada 2010 ini dengan salah satu alasannya bahwa putusan kasasi Mahkamah Agung tidak ada amar larangan menggelar Ujian Nasional, MA hanya memerintahkan melakukan perbaikan dan itu semua (perintah MA- Red) sedang kami laksanakan.

Dalam amar putusannya, MA anatara lain memerintahkan agar pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan, meningkatkan kualitas guru, mengatasi dampak psikologi negatife terhadap anak didik atas pelaksanaan UN serta mengatasi berbagai kecurangan.

Memang dalam amar putusan itu tidak ada larangan menggelar Uajian Nasional tapi mungkin pemerintah lupa bahwa amar putusan itu berbetuk prasyarat bahwa sebelum mengeluarkan kebijakan pelaksanaan Ujia Nasional lebih lanjut maka harus terpenuhi terlebih dahulu peningkatan kualitas guru, kelengkapan sarana prasarana sekolah, akses informasi yang lengkap di seluruh daerah di Indonesia.

Faktanya hingga kini guru masih belum banyak meningkat, tingkatan guru yang mengikuti sertifikasi nasional cukup rendah. Pada tahun 2008 kelulusan hanya mencapai 50 persen, sementara itu banyak sebanyak 42.000 dari 200.000 orang, data guru swasta dan negeri se-Indonesia yang mengikuti sertifikasi pada tahun 2008 tidak bisa di proses dan dari 2,7 juta guru hingga saat ini baru sekitar 500.000 guru yang lolos sertifikasi dan mendapatkan tunjangan profesi sebesar satu kali gaji.

Bukan hanya kualitas dan kesejahteraan guru yang belum banyak berubah, dalam pemenuhan sarana dan prasarana serta akses informasi pun belum memadai, sekolah masih jauh dari harapan.  Sarana dan prasarana sekolah di pendidikan dasar dan menengah sampai saat ini masih belum memadai. Fasilitas-fasilitas dasar sekolah seperti ruang kelas, perpustakaan, dan laboratorium belum memadai atau dimiliki semua sekolah. Padahal, pemenuhan sarana dan prasarana merupakan salah satu standar nasional pendidikan.

Pemenuhan infrastruktur pendidikan yang memadai dan sesuai standar nasional mesti dipenuhi pemerintah. Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu sesuai standar nasional yang sudah ditetapkan pemerintah.

Persoalan mendasar saja seperti sarana dan prasarana sekolah masih banyak belum layak, tapi pemerintah sudah meminta semua sekolah harus mencapai standar penilaian nasional. Itu tidak adil dan merampas hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu,

Di dalam Peraturan Mendiknas No 24 Tahun 2007 dan Peraturan Mendiknas No 40 Tahun 2008, standar sarana dan prasarana di SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA, dan SMK/MAK sudah dirinci secara jelas. Bahkan, ditetapkan kapasitas murid di tiap kelas untuk SD maksimal 28 siswa, SMP 32 siswa.

Di tingkat SD, prasarana minimal adalah ruang kelas, ruang usaha kesehatan sekolah, perpustakaan, laboratorium IPA, ruang pimpinan, ruang guru, tempat beribadah, jamban, gudang, ruang sirkulasi, dan tempat bermain/berolahraga. Di tingkat SMP ditambah ruang konseling, organisasi kesiswaan, dan tata usaha.

Adapun di tingkat SMA prasarna laboratorium mesti lengkap yakni laboratorium fisika, kimia, biologi, komputer, dan bahasa. Namun, kenyataannya sarana dan prasarana di sekolah amsih belum memadai. Kondisi memprihatinkan justru di tingkat pendidikan dasar SD-SMP.

Berdasarkan data Depdiknas tahun 2008, baru 32 persen SD memiliki perpustakaan. Penyediaan buku teks pelajaran utama baru 3 mata pelajaran/siswa dari idealnya lima mata pelajaran. Ruangan kelas yang rusak ringan dan berat mencapai 42,8 persen. SD yang bersarana multimedia baru 19 persen.

Di tingkat SMP, yang memiliki perpustakaan 63,3 persen. Penyediaan buku teks pelajaran baru 3 mata pelajaran/siswa dari enam mata pelajaran. Sekolah yang bersarana multimedia 47,8 persen, sedangkan yang memiliki laboratorium IPA baru 71 persen.

Pada jenjang SMA, keberadaan perpustakaan di SMA negeri mencapai 80 persen, di swasta 60 persen. SMA negeri yang punya laboratorium multimedia 80 persen, swasta 50 persen. Yang punya laboratorium IPA lengkap (Fisika, Biologi, dan Kimia) sudah 80 persen. Kondisi memprihatinkan di SMA swasta, yang punya tiga laboratorium IPA baru 10 persen, dan yang 2 laboratorium IPA 30 persen.

Di SMK, yang memiliki perpustakaan sudah mencapai 90 persen, yang punya laboratorium multimedia 75 persen. Untuk peralatan praktek, baru 45 persen SMK yang memakai sesuai standar sekolah nasional. (Kompas, Rabu, 21 Oktober 2009 | 20:12 WIB)

Dari persoalan diatas seharusnya pemerintah melakukan peninjauan ulang terhadap system pendidikan nasional, terutama dengan kebijakan tetap melaksanakan Ujian Nasional di tengah kualitas guru yang rendah, buruknya sarana dan parasarana sekolah, serta tidak meratanya akses informasi seluruh daerah di Indonesia.

Oleh karena itu kami Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia menyerukan kepada Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia se-Nusantara untuk aksi Nasional serentak di Wilayahnya masing-masing. Aksi nasional akan diselenggarakan pada :

  1. Tanggal 5 Januari 2010 untuk tempat aksi di Jakarta akan diselenggrakan di Bundaran Hotel Indonesia dan Long March ke Istana Negara bersama Poros Pelajar.
  2. Aksi Gabungan seluruh elemen aktifis yang bergerak di bidang pendidikan, guru, Tim Advokasi UN, Pelajar, LSM yang akan diselenggarakan pada Tanggal 17 Januari 2010 di Jakarta.

Demikian seruan aksi ini kami sampaikan semoga niat baik teman-teman PII se-Nusantara menjadi pemberat timbangan amal kebaikan di yaumil akhir kelak. Amin

Jakarta, 14 Muharram 1431 H
21 Desember 2009 M

PENGURUS BESAR
PELAJAR ISLAM INDONESIA
PERIODE 2008-2010

ttd

AHMAD BASORI
Ketua Bidang Pembinaan pelajar dan Komunikasi Umat

Pengaduan Pelajar ke Komnas HAM tentang UN

Posted by jay On Desember - 20 - 2009

Pada tanggal 21 Des 09, PB PII, LBH Jkt, BEM UI, dan elemen lainnya akan mengadakan “pengaduan” ke Komnas HAM tentang pelanggaran HAM oleh pemerintah terkait dilaksanakannya UN. Gerakan ini merupakan sebagian dari gerakan yang telah dan akan dilakukan oleh PB PII bersama elemen lainnya untuk menolak dijadikannya UN sebagai penentu kelulusan.

Hasil putusan MA menyatakan bahwa pelaksanaan UN sarat dengan pelanggaran HAM. Hanya saja Negara tidak mau mengakui kelemahan akan kelalaiannya terkait sistem evaluasi pendidikan nasional ini. Untuk itu, agar gerakan ini semakin menguat dan berbasis maka dipandang perlu mendapat dukungan dari Komnas HAM. Letupan kecil unjuk rasa (pengaduan) ini akan diikuti sekitar 60 orang.

Sementara itu, juga akan dilakukan aksi menentang UN oleh PB PII yang tergabung dalam Poros Pelajar pada tanggal 24 Desember 2009. Untuk itu, PB PII juga mengharapkan kepada seluruh kader PII dimanapun berada supaya melakukan aksi yang sama demi kepentingan pelajar..

Kajian Islam Terbuka (KIAT) PII Indramayu

Posted by admin On Desember - 20 - 2009

Pada liburan sekolah nanti di Indramayu akan diadakan kegiatan Kajian Islam Terpadu yang disingkat dengan KIAT, kegiatan ini akan mempelajari Islam di alam terbuka sehingga belajar mengenal alam dan ciptaan-Nya selama 3 hari.

insya Allah akan dilaksanakan pada tanggal 25 - 27 Desember 2009 di Bumi Perkemahan Capulaga, Subang - Jawa Barat, untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi Ramdhan 085659850862 atau Dhody 081932851857.

Asyik nih liburan jalan-jalan yang membawa berkah (insya Allah), ayo pada ikutan yuk!!!

Persyaratan Peserta LBTD Gabungan DKI Jakarta dan Jabar

Posted by admin On Desember - 19 - 2009

LAT-GAB (LATIHAN GABUNGAN)
LATIHAN BRIGADE TINGKAT DASAR (LBTD)
KORWIL JAKARTA DAN KORWIL JAWA BARAT
26 Desember 2009 s/d 02 Januari 2010 di Gng.Sawal – Ciamis - Jawa Barat

Persyaratan administrasi
1.    Kader PII yang telah mengikuti  Basic training (LBT)
2.    Membawa surat mandat delegasi dari PD/Korda/Korwil
3.    Menyerahkan fotocopy KTP /Kartu Pelajar
4.    Membayar infaq 50.000/orang

Persyaratan pribadi yang perlu dibawa
1.    Pakaian ganti (2 baju lapangan= 1 berwarna dasar hitam dan 1 berwana dasar putih,) dan 1 pakaian Rapih
2.    Gula Merah, Kacang Ijo dan Garam
3.    Al-Quran terjemah dan alat tulis
4.    5 Bh mie dan 2 bh sarden
5.    Beras 1 liter
6.    lilin, korek api dan senter
7.    Jas hujan/ponco
8.    Matras
9.    Peralatan makan
10.    Sangkur/pisau
11.    Tali plastik/tambang
12.    Membawa obat-obatan pribadi bagi yang mempunyai penyakit khusus
13.    membawa tenda bagi yang membawa delegasi lebih dari 5 orang
14.    Siap mental,fisik dan spritual mengikuti LBTD

Pendaftaran via SMS:  ketik LBTD/NAMA LENGKAP/USIA/ASAL PD,KORDA atau KORWIL  Kirim ke 0899933139 atau 081910010133

Informasi keikutsertaan Hubungi Korwilnya masing-masing:
Korwil Jakarta : 08999331391 (Fasya)
Korwil Jabar        :081910010133 (Dendi)

Pemberangkatan Peserta dari Jakarta yaitu pada Hari Jumat, tanggal 25 Desember 2009 Kumpul di  Menteng Raya 58

Info LBT PII Kalbar

Posted by admin On Desember - 14 - 2009

Liburan sekolah akan tiba, banyak cara pelajar untuk mengisi liburan ada yang jalan-jalan keluar kota, kepantai, tempat hiburan, tetapi ada juga sebagian pelajar yang mengisi liburan sekolah dengan mengikuti kegiatan yang bermanfaat seperti kegiatan yang diadakan oleh PII Kalbar pada saat liburan sekolah mengadakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Dasar atau bahasa gaulnya Leadership Basic Training (PII).

di Propinsi Kalimantan Barat (Kalbar) akan diadakan LBT di 3 tempat yaitu Kabupaten Sintang, Kota Pontianak dan Kabutapaten Pontianak yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah PII masing-masing kota/kab tersebut.

di Kabupaten Sintang yang diselenggarakan oleh PD PII Kab Sintang dilaksanakan pada tanggal 21 - 27 Desember 2009 dengan Koordinator Tim Instruktur sdr. Anis Sarbayni, sedangkan di Kota Pontianak yang diselenggarakan oleh PD PII Kota Pontianak akan diselenggarakan pada tanggal 24 - 31 Desember 2009 dengan Koordinator Tim Instruktur Zainal Abidin, dan untuk Kabupaten Pontianak diselenggarakan oleh PD PII Kab Pontianak diselenggarakan pada tanggal 25 Des 2009 - 1 Januari 2010 berlokasi di MAN Menpawah dengan Koordinator Tim Instruktur Pramudyo Saputro.

Ikutin dan ajak saudara, teman, dan lingkungan sekitar agar liburan menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.

Ikutin Perkembangan LBT tsb di Event Facebook

LBT PII  Kab Sintang : http://www.facebook.com/event.php?eid=194065456330
LBT PII Kota Pontianak : http://www.facebook.com/event.php?eid=196321331635
LBT PII Kab Pontianak : http://www.facebook.com/event.php?eid=361138110353

Info LBTD di Jakarta

Posted by admin On Desember - 14 - 2009

Bagi yang ingin mendapatkan Info kegiatan ataupun berkeinginann mengikuti Latihan Brigade Tingkat Dasar ( LBTD) Brigade PII jakarta silakan daftarkan diri melalui SMS dengan format sebagai berikut :

Ketik SMS  : LBTD/Nama Lengkap/usia/alamat/asal PD atau korda/email.

kirim ke 08999331391 dan hanya memakan pulsa normal.

contoh LBTD/Ali Asnawi/17/Jl. Menteng Raya 58 Jakpus/PD.Jakpus/info@aliasnawi.com info update terbaru mengenai kegiatan LBTD akan selalu dikirimkan ke email atau no HP anda, segera daftarkan.

Leadership Basic Training (LBT) PII Bali

Posted by admin On Desember - 14 - 2009

Info Training: Akan diadakan kegiatan Leadership Basic Training (LBT) atau Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar berlokasi di Singaraja - Bali,

LBT PII insya Allah dilaksanakan pada tanggal 20 - 27 Desember di MIT Mardhotillah, Jalan Jalak Putih Keluragan 16 Banyuasri, Singaraja -  Bali.

Maka siapkan diri untuk mengikuti kegiatan tersebut dijamin hidup lebih bermakna

Keterangan lebih lanjut hubungi dedew.suka@gmail.com dan ikuti perkembangannya di Event Facebook http://www.facebook.com/event.php?eid=233223945428

    Pesan Anda


    Pelajar Islam Indonesia on Facebook
    close
    Jangan lupa kunjungi Komunitas PII Cyber disini